-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KEMAMPUAN MENGHADAPI STRES

Rabu, 02 Agustus 2017 | 8/02/2017 07:51:00 PM WIB Last Updated 2017-08-03T12:51:51Z
Kemampuan seseorang dalam menghadapi stres itu berbeda beda. Bagi yang gagal menghadapi stres akan mengalami gangguan mental dan penyakit fisik. Ada orang yang mampu menghadapi semua masalah dengan penuh tanggung jawab, ada pula orang yang mudah menyerah dan berputus asa.

Ilustrasi, Sumber : Blognya Azwar
Kemampuan menghadapi masalah adalah hasil belajar dari pengalaman dan pengasuhan. Pada dasarnya setiap manusia mempunyai instink/naluri bertahan hidup sangat kuat. Akan tetapi kemampuan tersebut harus dilatih sesuai tahapan usia. Kemauan manusia dalam belajar, beradaptasi dan berkreasi adalah modal utama untuk bertahan hidup.

Naluri belajar ada sejak lahir. Bayi aktif menggunakan penglihatan dan pendengaran untuk mengenali sekelilingnya. Selain itu juga panca indera lainnya seperti penciuman, pengecapan serta indera peraba di seluruh permukaan kulitnya. Ada yang lebih penting dipelajari Bayi yaitu interaksi, berbahasa dan emosi.

INTERAKSI adalah kebutuhan dasar makhluk sosial, maka bayi butuh kedekatan fisik dan emosional dengan ibu dan ayahnya. Bayi akan merasa aman dan diakui keberadaannya di dunia apabila sering berinteraksi dengan ayah dan ibunya serta orang di sekitarnya. Bayi akan mengalami gangguan interaksi sosial ketika bertambah umur, jika proses interaksi ini gagal.

Manusia adalah satu satunya makhluk yang berkomunikasi dengan lambang dan BAHASA yang kompleks. Maka sejak bayi harus diajak berkomunikasi dengan lambang dan bahasa yang jelas. Berbicaralah dengan suara, intonasi dan ejaan yang benar, maka kecerdasan berbahasanya akan berkembang pesat. Jangan berbicara dengan gaya bayi berbicara.

Bayi belajar dengan perasaan senang dan nyaman. Ayah dan ibu harus menjaga EMOSI bayi agar tetap senang dan nyaman. Setiap kali bayi menarik perhatian dengan bersuara, merengek, menangis atau berbagai gerakan, maka pengasuh harus segera memperhatikan dan merespons. Jangan terlambat! Keterlambatan memberikan respons akan meningkatkan stres pada bayi yang berakibat daya tahan bayi menurun.

Pada usia diatas satu tahun anak akan belajar BERJALAN, menjelajahi sekilingnya. Anak akan mengasah ketrampilan motorik kasar dari anggota tubuh serta berlatih mengendalikan pola kencing dan buang air besar. Anak juga belajar makan minum sendiri. Tugas pengasuh adalah mengawasi dan membimbing. Anak tidak senang dilarang ketika ingin melakukan sesuatu.

Apabila ada yang membahayakan anak, maka pengasuh bertindak mencegah dan mengamankan. Jangan menunjukkan sikap yang menakutkan anak. Apalagi berteriak, memarahi, menyalahkan atau menyakitinya. Ini sangat buruk akibatnya. Jelaskan bahwa ada sesuatu yang membahayakan sehingga anak mengerti dan waspada, tidak ketakutan.

Kita sebagai orangtua berkewajiban mengasuh anak kita untuk mendidik cara menghadapi masalah atau bahaya, bukan menghindari masalah. Tugas hidup ini adalah menghadapi masalah yang harus diselesaikan dengan baik. Maka pelajaran utama manusia adalah cara menghadapi masalah kehidupan. Maka manusia akan sukses sejahtera, damai dan bahagia apabila sepanjang hidupnya terus mengasah kemampuan untuk menghadapi masalah dan menyelesaikan dengan baik.

Sekian dulu, semoga bermanfaat.

Oleh dr. H Minanurrahman / joni
×
Berita Terbaru Update