-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sambut Tamu Dunia, Imigrasi Sumbawa Laksanakan Rapat Timpora

Kamis, 24 Agustus 2017 | 8/24/2017 04:14:00 PM WIB Last Updated 2017-08-24T09:16:27Z
Liputan NTB.- Sambut Tamu Dunia, Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa Besar Laksanakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tingkat Kabupaten Tahun 2017.

rapat timpora, foto doc. Joni
Rapat Timpora yang dilakasanakan Hari Rabu (23/08) di Kantor Imigrasi dihadiri oleh Dinas terkait adalah untuk menyambut para Tamu Dunia – Asing yang akan bertandang ke Bumi yang bermoto Sabalong Samalewa ini.

Sohibul Bait, Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa, Drs, Syahrifullah, yang memandu rapat, mengucapkan selamat datang kepada peserta.

selain itu Syahrifullah juga memaparkan peran Kantor yang dinahkodainya dalam menagani urusan keimigrasian yang semakin waktu semakin menampakan kemajuan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi Muchtar, Dalam arahannya dihadapan Kepala Dinas/Instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengatakan, bahwa Daerah ini tepatnya pada Tanggal 28 Agustus 2017 ini akan datang tamu Dunia – Asing yang lumayan banyak dimana sekitar kurang lebih dua puluh dua (22) Kapal Pesiar yang akan berlabu yaitu diteluk Saleh.

Dijelaskan Sekda, Kapal – Kapal tersebut sebelumnya Star dari Negeri Belanda yakni Darwin, selanjutnya menuju ke perairan Nusa Tenggara Timur, Alor, Kupang, Pulau Komodo dan selanjutnya di Kabupaten Sumbawa yakni di perairan Teluk Saleh.

“ Oleh karena itu, tentu kita harus siap, bagaimana cara seharusnya kita memperlakukan Tamu yang notabene bangsa Asing, karenanya kita harus waspada. Jelas Sekda.

Kewaspadaan yang dimaksudkan, terkait dengan masalah kesiapan dokumen seperti Kartu Identitas Warga Asing (Kitas) masing – masing, sesuai dengan dokumen yang dipersyaratkan masing - masing orang.  

“Jangan sampai dalam rombongan ada terselip tamu gelap, bisa saja semisal teroris, atau serupa yang tidak sesuai dengan ketentuan aturan keimigrasian, serta terkait barang bawaan jangan sampai ada kelolosan barang illegal atau barang ”haram”. Sambung Sekda. “Bukan kita ingin beroperasi, tapi itulah kewajiban kita dan kita harus tunduk pada ketentuan perundang – undangan yang berlaku. Terang Sekda.

Sekda menginformasikan, Tamu wisata dunia itu, berdasarakan informasi panitia Induk, tidak lagi di periksa di Sumbawa karena sudah dilakukan pemeriksaan secara intensif dipintu masuk Indonesia yakni di Kupang.

Meski demikian, kita juga harus ada ke khawatiran jagan sampai didalam perjalanan ada naik penumpang gelap yang membawa barang haram. “ Kita tidak bisa menerima begitu saja. tapi harus melakukan langkah – langkah antisifasi dengan mengambil peran sesuai dengan tupoksi masing – masing agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan bersama. Tandas Pria Low Profil itu.

Secara tekhnis, di Rapat Timpora, sekda juga menyarankan, kepada Panitia, agar kemudian saat berlabu diatur titik areal yang dibolehkan kepada mereka menurunkan jangkar, jangan sampai semraut, agar tidak mengganggu trumbu karang yang ada.  

Apalagi kata Sekada, mereka ingin melihat lebih jauh lagi tentang keberadaan Teluk Saleh, sehingga akan ada beberapa Kapal yang akan berkeliling  diareal teluk Saleh. Tapi sebenarnya tidak masalah, hanya saja perlu ada pengawasan yang baik dari kita. pinta Sekda.

Terhadap keberadaan tamu dunia yang otomatis multi karakter agar panitia di daerah ini bisa lebih siap dalam mengawal memantau
“Namanya tamu, tentu ada yang diundang dan ada juga yang tidak diundang datang. bahkan ada yang baik dan ada juga yang tidak baik.

Oleh karena itu saya sangat apresiasi pertemuan Timpora ini, guna memeprsiapkan langkah strategis terkait kedatangan Tamu dunia yang notabene orang Asing, kata sekda.

Sekda berharap kepada DisporaPar untuk bisa lebih detil melakukan pendataan terkait jumlah tamu, kapal dan lainnya yang dianggap penting.

Sementara itu Kadis PoraPar mengatakan bahwa Sumbawa tahun ini dipercayakan sebagai Sail Indonesia dengan salah satu Destinasi yang akan dikunjungi menjadi spot titik labu dari Kapal Pesiar Dunia yaitu Teluk Saleh.

Dijelaskannya, dimana titik star awal yakni dari Darwin Belanda – Kupang - Alor – Pulau Komodo dan Sumbawa di Teluk Saleh.

“ Terdapat dua puluh dua (22) kapal yang akan berlabu di teluk Saleh nantin, katanya

Menurut Kadis PoraPar terkait dengan persiapan Kabupaten Sumbawa dalam menyambut tamu, hampir matang dan secara tekhnis telah dibentuk tim – tim kerja untuk menjalankan tugas dan fungsi masing – masing sesuai rambu – rambu yang ada.

Tidak hanya itu KadisporaPar juga menjelaskan bahwa nantinya para tamu wisata Dunia itu akan disajikan berbagai macam atraksi budaya selama berada di Daerah ini.

Dia berharap momentum ini bisa menjadi starting awal Sumbawa memperkenalkan khasana kekayaan alam yang dimiliki, mulai dari karakteristik masyarakatnya yang ramah, georafis alam yang eksotik, khasanah kearifan local berupa kultur dan buadayanya yang anggun dan mempesona. Ya saat ini Sumbawa bicara untuk dunia atau dari “ Sumbawa untuk Dunia lah, katanya.


Hadir Pada Kesempatan tersebut, Sekda Sumbawa, Kepala Dinas PoraPar, Sekdis Dinkes, Sekdis Dislutkan, Kepala BNNK, Kepala Kemenag Sumbawa, Kepala Kantor Perhubungan, KSOP Labuan Badas, Kepala Disnakertrans, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindag, Kepala Dinas Dikbud, Kepala Dinas Dukcapil, Bagian Intelkam Polres Sumbawa, Bagian supervisi  Bandara Sumbawa. *(adv)
×
Berita Terbaru Update