-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kewajiban Manusia Menjaga Agama, Jiwa, Akal, Keturunan, Harta dan Alam Semesta

Sabtu, 25 April 2020 | 4/25/2020 01:09:00 AM WIB Last Updated 2020-04-25T18:10:22Z
liputanntb.id - Untuk apa manusia dihadirkan di Bumi? Siapakah sebenarnya manusia? Pertanyaan tersebut membuat manusia harus terus belajar, berpikir, dan berbuat sebaik baiknya.

sumber foto : jurnalsecurity.com ( 11 cara menjaga lingkungan alam )
Sesungguhnya manusia adalah makhluk yang hidup dan mati di Bumi seperti halnya makhluk hidup Bumi lainnya. Jasad manusia sama persis dengan jasad hewan mamalia lainnya yang berkembang biak dengan beranak. Manusia makan makanan yang tumbuh di Bumi dan juga memakan hewan ternak.

Perbedaan utama antara manusia dengan hewan adalah AKAL. Manusia adalah satu satunya makhluk Bumi yang sadar dan berakal sangat cerdas yang dilengkapi dengan kemampuan emosional dan spiritual yang disebut Qalbu. Akal manusia mempunyai kemampuan belajar, mengingat, berpikir, berimajinasi, merasa pancaindera, perasaan emosional, menilai, inisiatif, berbahasa, dan berinteraksi dengan semesta alam. Akal dan Qalbu inilah menjadi jiwa manusia yang istimewa.

Keistimewaan jiwa manusia yang sadar ini dituntut untuk meningkatkan kesadaran hingga menyadari siapa dirinya dan siapa yang menciptakan. Manusia yang sadar diwajibkan untuk menghamba kepada Sang Pencipta semesta alam dalam wujud menjadi wakil Tuhan dalam menjaga dan memelihara kehidupan di Bumi.

Sebagai hamba Tuhan, tugas utama manusia sebagai khalifah di Bumi yaitu menjaga dan memelihara Bumi dapat dirinci dalam 6 hal. Manusia secara keseluruhan diwajibkan menjaga 6 hal yaitu agama (diinul Islam), Jiwa (nafs), Akal, keturunan, harta, dan alam semesta.

Sejak penciptaan manusia pertama (Adam A.S.), Tuhan memberikan tuntunan hidup terbaik yaitu diinul islam. Demikian pula para nabi dan rasul selanjutnya, mereka semua menerima wahyu yang menyempurnakan diinul islam sesuai perkembangan peradaban manusia. Bersyukurlah kita yang hidup setelah kehadiran Nabi terakhir yaitu Rasulullah Muhammad SAW yang menyampaikan mukjizat berupa Al-Qur'an.

Seluruh manusia di segala zaman wajib menjaga agama dengan beriman dan bertakwa sesuai yang diajarkan oleh para nabi dan rasul di zamannya masing masing. Maka seluruh manusia yang hidup setelah Rasulullah Muhammad SAW wajib beriman dan bertakwa mengikuti ajaran Al-Qur'an dan tuntutan Rasulullah. Setelah kehadiran Rasulullah Muhammad SAW, maka umat manusia seluruhnya disebut umat Muhammad. Umat paling istimewa yang menikmati keindahan Bumi seindah surga hingga akhir zaman.

Untuk mewujudkan kehidupan yang seindah surga bagi seluruh manusia maka setiap manusia wajib menjaga jiwa manusia. Setiap manusia harus menjaga dirinya agar tetap hidup sehat, afiat dan bermanfaat. Demikian pula wajib menjaga keselamatan jiwa manusia lainnya secara adil dan setara, tidak boleh ada diskriminasi. Manusia tidak boleh membunuh manusia lainnya dengan alasan apapun termasuk membunuh dirinya sendiri, hak hidup adalah hak asasi dasar.

Untuk membangun surga di Bumi manusia harus membangun dan mengembangkan budaya dengan menjaga dan menumbuhkan akal agar selalu dalam kebenaran, kebaikan dan kemanfaatan. Akal manusia yang sangat cerdas ini harus dijaga agar tidak bertentangan dengan hukum alam atau sunnatullah, karena akal manusia yang tidak terkendali sangat berbahaya, bisa menimbulkan kerusakan di Bumi.

Kehidupan di Bumi mendatang akan dihuni oleh makhluk makhluk yang bermanfaat untuk kehidupan makhluk lainnya. Makhluk yang merugikan atau merusak keseimbangan alam akan mati, musnah. Demikian pula pada manusia, yang hidupnya membuat kerusakan dan merugikan makhluk lain maka Bumi akan memusnahkan. Manusia manusia yang selamat dari pemusnahan adalah manusia yang bisa menjaga agama, jiwa, dan akalnya serta menjaga keturunannya.

Menjaga keturunan dilakukan dengan menjaga kehormatan alat kelamin (menjauhi zina), memilih jodoh yang seiman, bertakwa dan saleh, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan mengasuh, mengasihi, serta mendidik anak anaknya. Orang yang tidak menjaga keturunan (seperti berzina, 'broken home', KDRT, perceraian, dll), maka kehidupannya akan banyak masalah dan menderita sakit yang mematikan.

Yang tidak kalah pentingnya dalam kehidupan adalah menjaga harta dan menjaga kelestarian alam semesta. Manusia mempunyai keinginan yang tak terbatas, cenderung serakah, egois, dan pelit. Sifat sifat buruk tersebut bisa menimbulkan masalah sosial, ketidak adilan, dan munculnya kriminalitas.

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan dan saling tergantung. Dibutuhkan pemimpin umat yang adil agar tidak terjadi kesenjangan sosial yang berpotensi tumbuhnya kriminalitas. Oleh karena itu menjaga harta menjadi sangat penting untuk keadilan sosial.

Manusia hadir di Bumi baru sekitar kurang dari 100 ribu tahun lalu, sedangkan makhluk lain (banyak macam hewan dan tumbuhan) yang sudah ada di Bumi sejak jutaan tahun lalu.

Kehebatan dan dominasi manusia terhadap dunia ini justru sangat membahayakan makhluk lain yang dianggap mengganggu manusia. Seharusnya manusia menyadari bahwa justru manusia yang harus menyesuaikan diri terhadap keberadaan makhluk makhluk Bumi lainnya. Keragaman hayati justru menjadi penopang kehidupan manusia di masa mendatang. Oleh karena itu isu KELESTARIAN ALAM menjadi sangat penting saat ini untuk keselamatan manusia.

Oleh dr. H Minanurrahman
×
Berita Terbaru Update