-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang Pilkada Bulan Desember, Panwascam Aktif 15 Juni Tahun 2020

Sabtu, 06 Juni 2020 | 6/06/2020 10:59:00 AM WIB Last Updated 2020-06-06T04:01:10Z
www.liputanntb.id - Sumbawa Besar, Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) kabupaten Sumbawa Syamsi Hidayat, S.IP, diruang kerjanya Jum'at (5/6) menyampaikan bahwa Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB) akan mulai aktif kembali pada tanggal 15 Juni mendatang tahun 2020, menjelang Pilkada 09 Desember tahun 2020.


Tentu hal ini hasil Bawaslu Kabupaten Sumbawa melakukan Rapat Dengar Pendapat ( RDP) beberapa minggu yang lalu baik bersama dengan Komisi II DPR Republik Indonesia (RI) dengan Mentri Dalam Negeri (Mendagri ) RI.

Bawaslu RI bersama dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Umum (DKPP) RI pada bulan Mei kemarin. Terangnya.

Selain itu lanjut Syamsi Hidayat adapun hasil RDP, dengan melihat kondisi seperti saat ini massa Pandemi Covid - 19, jelas akan menjadi kendala dalam pengawasan makanya penting dalam hal kita bekerja sebagai penyelenggara ini nanti, harus melaksanakan standar protokol Covid -19.

Petugas harus dilengkapi Alat Perlindungan Diri ( APD). Tetapi kendala itu meminimalisir supaya tidak ada lagi kendala, makanya sangat penting kita melaksanakan tugas menggunakan APD, memang dibutuhkan anggaran yang besar, tetapi hal tersebut akan ditangani oleh pusat. Jadi Bawaslu Kabupaten segera melakukan koordinasi dengan Satuan Gugus Tugas covid -19 dimasing - masing Kabupaten. Terkait pemetaan daerah mana yang zona merah dan mana yang zona aman dan juga protokol kesehatan.


Kemudian hasil RPD Mendagri RI menyampaikan bahwa Standar APD ada yang standar WHO untuk daerah yang zona merah dan ada standar non WHO standar kesehatan bagi daerah yang zona aman.Terangnya

Lanjut SyamsI Hidayat l, Terkait  dengan TPS ada penambahan, jelas akan dibutuhkan sebuah anggaran, karena hitungan kita  kemarin dalam hal rasionalisasi pengajuan kepemerintah ini bahwa standar TPS yang belum membengkak , ternyata sekarang dibatasi setiap TPS maksimal 500 orang. Maka akan adanya penambahan jumlah TPS dan akan rasionalisasi yang akan diajukan dengan melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah.

Dengan berlangsung kegiatan mulai bulan Juni sampai bulan Desember mendatang, maka  anggaran penyewaan sekretariat dan juga penambahan pengawasan setiap TPS akan membengkak. Hal ini segera kami mengkoordinasikan dengan Bawaslu Provinsi NTB. Jelasnya.

Harapan ketua Bawaslu Sumbawa Semoga petugas nanti tetap sehat dan menjalankan tugasnya sesuai dengan protokol kesehatan. Begitu juga dengan masyarakat yang memilih nanti agar dapat menjalankan standar protokol covid -19. mudah - mudahan Pilkada berjalan dengan lancar dan aman. Demikian

Reporter : Dediy S
×
Berita Terbaru Update