Dwi Prastyo
Dwi Prastyo
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

ALHAMDULILLAH!! Mataram Lewati Puncak Penularan Varian Omicron

MAKANYA PAKAI MASKER: Seorang warga melintasi depan mural Covid-19 sambil bersin di Karang Medain, Kota Mataram, belum lama ini.( DOK/LOMBOK POST)

LIPUTANNTB.ID, MATARAM-Kabar gembira bagi masyarakat Kota Mataram. Puncak penularan Covid-19 varian omicron dinyatakan sudah lewat. Hal tersebut diketahui dari rapat koordinasi tim Satgas Covid-19 Kota Mataram dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui video teleconfrance, Hari Minggu (20/2) lalu.

“Kita di Mataram sudah melewati titik kulminasi gelombang ketiga. Sekarang ini sudah pelandaian kasus positif di bawah 100 kasus. Jadi puncak penularan Covid-19 varian omicron ini sudah kita lewati,” terang juru bicara Satgas Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa kepada Lombok Post, kemarin (21/2).

Menurut data Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, saat ini 12 kabupaten kota yang telah melewati puncak Covid-19 varian Omicron. Diantaranya Kabupaten Mimika, Kota Manado, Kota Jayapura, Kota Medan, Kota Makassar, Kota Banjarmasin, Kota Bandar Lampung, Kota Palembang, Deli Serdang, Kota Balikpapan, Kota Ambon dan Kota Mataram.

Merujuk data harian, puncak Omicron Kota Mataram pernah berada diangka 233 kasus perhari. Puncak ini berdampak pada ditetapkannya Kota Mataram sebagai kota dengan status PPKM Level 3 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 11.

“Sejak tanggal 18 Februari sampai tanggal 28 Februari nanti Mataram masih PPKM level 3. Dengan turunnya kasus positif, nanti akan dievaluasi kembali status PPKM kita. Kami optimistis Mataram kembali turun ke level 1,” ujar pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kominfo Kota Mataram itu.

Kasus positif di Kota Mataram mengalami penurunan yang signifikan, dengan data terakhir menunjukkan terdapat 67 kasus harian positif Covid-19. “Kami yakin saat perhelatan MotoGP Maret nanti Mataram akan lebih kondusif sehingga nyaman dikunjungi tamu yang akan menonton MotoGP dan menginap di Mataram,” imbuhnya.

Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang juga menanggapi landainya kasus penularan Covid-19 varian omicron. Martawang menjelaskan Pemerintah Kota Mataram akan tetap menggencarkan vaksinasi dan bekerja maksimal untuk mengingatkan warga kota agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Ini informasi yang relatif baik untuk kita, namun kita tidak boleh abai dengan ini semua,” ungkapnya. Ia menegaskan pemeritah Kota Mataram akan memaksimalkan penanganan Covid-19. Baik penerapan protokol kesehatan hingga pelaksanaan vaksinasi booster dan vaksinasi anak. Martawang juga mengimbau kepada semua masyarakat Kota Mataram untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai aplikasi yang dapat membantu masyarakat disituasi pandemi seperti saat ini. source : lombokpost.jawapos

Berbagi

Posting Komentar