Dwi Prastyo
Dwi Prastyo
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

32 Ribu Pemudik Melintas di Pelabuhan Lembar Lombok Barat

PENGAWALAN KETAT: TNI Polri melakukan pengawasan terhadap penumpang yang turun dari kapal di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Minggu (30/4).


LIPUTANNTB.ID, MATARAM 
- Ditpamobvit mencatat tingkat pemudik di hari Minggu (1/4) mengalami menurun. Tercatat hingga sehari sebelum lebaran jumlah pemudik yang melintas di Pelabuhan Lembar mencapai 32 ribuan orang. “Dari data ada sebanyak 32.201 ribu orang dari rentan Selasa (26/4) hingga Sabtu (30/4),” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto.

Sarana mudik yang digunakan masyarakat beragam. Mulai dari jenis kendaraan pribadi sampai kendaraan angkutan umum jenis bus. Ada juga terpantau truk angkut logistik.

“Jumlah kendaraan yang melintas melalui Pelabuhan Lembar, terhitung sejak 26-30 April 2022, ada sebanyak 13.217 unit kendaraan,” jelasnya.

iklan

Sementara untuk hasil pantau, Minggu (1/5), intensitas pemudik di Pelabuhan Lembar dikatakannya kian menurun. “Jadi penurunan jumlah pemudik itu terhitung mulai di hari puncak arus mudik, pada Kamis (28/4) itu. Ada kemungkinan akan terus demikian (terjadi penurunan) sampai hari lebaran,” ucap dia.

Artanto mengatakan, Kawasan Pelabuhan Lembar merupakan salah satu gerbang masuk utama penyeberangan jalur darat dan laut milik NTB. Pelabuhan yang berada di bagian barat Pulau Lombok ini melayani sejumlah rute penyeberangan antarpulau.

Baik rute penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai, Bali, maupun yang berada di kawasan Jawa Timur, yakni Pelabuhan Perak, Ketapang, dan Tanjung Wangi. “Selain pergerakan dari arah barat, Pelabuhan Lembar juga melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Waingapu, Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Dalam situasi Indonesia yang memasuki tahun ketiga Pandemi COVID-19, kawasan Pelabuhan Lembar melayani pergerakan mudik lebaran tahun 2022 ini dengan mengaktifkan seluruh dermaga, baik yang berada di areal ASDP Lembar, maupun di Terminal Gilimas, dan Kedaro. “Kita tekankan bagi penumpang paling tidak sudah menjalani vaksinasi,” kata dia. (arl) sumber : lombokpost.jawapos

Berbagi

Posting Komentar